Rabu, 23 Oktober 2013

Laporan Praktikum Difusi dan Osmosis


PRAKTIKUM BIOLOGI
PERCOBAAN DIFUSI DAN OSMOSIS







XI IPA 1

Alifin Nissa Nugraheni
Danea Chandra Dewi
Devy Syafa Aulia
Indah Tunjung Prabasari
Syaitina Fatimaturahman   
                                 

                                                     

SMA NEGERI 6 KABUPATEN TANGERANG
Jalan Aria Jaya Santika Nomor 52 Telepon 021 5990276
Tigaraksa-Tangerang


I.    Judul
      Percobaan difusi

II.   Tujuan pembelajaran
      Untuk mengetahui proses difusi

III.  Landasan teori
            Difusi berasal dari kata diphus yang artinya menyebar. Difusi merupakan transport menurun yang artinya materi yang berasal dari daerah berkosentrasi tinggi ke daerah yang berkosentrasi rendah. Cairan sel biasanya bersifat hipertonis (larutan yang konsentrasi zat terlarutnya lebih tinggi dibandingkan dengan larutan di dalam sel) dan cairan di luar sel bersifat hipotonis (larutan yang terdapat di luar sel, konsentrasi zat terlarutnya lebih rendah daripada di dalam sel), sehingga air akan mengalir dari luar ke dalam sampai keduanya bersifat isotonis (keadaan dimana konsentrasi pelarut sama besar dari pada zat terlarut).
Larutan hipotonis adalah larutan yang memiliki osmolalitasnya lebih rendah dari plasma, sedangkan larutan hipertonis adalah larutan yang memiliki osmolalitasnya lebih besar dari plasma.
Difusi adalah peristiwa mengalirnya/berpindahnya suatu zat dalam pelarut dari bagian berkonsentrasi tinggi ke bagian yang berkonsentrasi rendah. Difusi dipermudah dengan saluran protein substansi seperti asam amino, gula, dan substansi bermuatan tidak dapat berdifusi melalui membran plasma. Substansi-substansi tersebut melewati membran plasma melalui saluran yang dibentuk oleh protein dimana protein yang membentuk saluran ini merupakan protein integral.
      Difusi dipermudah dengan protein pembawa proses difusi ini melibatkan protein yang membentuk suatu saluran dan mengikat substansi yang ditranspor. Protein  ini disebut protein pembawa. Protein pembawa biasanya mengangkut molekul polar misalnya asam amino dan glukosa.

      Mekanisme difusi
      Difusi sederhana melalui membrane berlangsung karena molekul -molekul yang berpindah atau bergerak melalui membran bersifat larut dalam lemak (lipid) sehingga dapat menembus lipid bilayer pada membran secara langsung. Membran sel permeabel terhadap molekul larut lemak seperti hormon steroid, vitamin A, D, E, dan K serta bahan-bahan organik yang larut dalam lemak, Selain itu, memmbran sel juga sangat permeabel terhadap molekul anorganik seperti O,CO2, HO, dan H2O. Beberapa molekul kecil khusus yang terlarut dalam serta ion-ion tertentu, dapat menembus membran melalui saluran atau chanel. Saluran ini terbentuk dari protein transmembran, semacam pori dengan diameter tertentu yang memungkinkan molekul dengan diameter lebih kecil dari diameter pori tersebut dapat melaluinya. Sementara itu, molekul – molekul berukuran besar seperti asam amino, glukosa, dan beberapa garam – garam mineral , tidak dapat menembus membrane secara langsung, tetapi memerlukan protein pembawa atau transporter untuk dapat menembus membran.

      Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kecepatan difusi, yaitu:
      Ukuran partikel
      Semakin kecil ukuran partikel, semakin cepat partikel itu akan bergerak, sehinggak kecepatan difusi semakin tinggi.
      Ketebalan membran.
      Semakin tebal membran, semakin lambat kecepatan difusi.
      Luas suatu area
      Semakin besar luas area, semakin cepat kecepatan difusinya.
      Jarak
       Semakin besar jarak antara dua konsentrasi, semakin lambat kecepatan difusinya.
      Suhu
      Semakin tinggi suhu, partikel mendapatkan energi untuk bergerak dengan lebih cepat. Maka, semakin cepat pula kecepatan difusinya.
     
IV. ALAT DAN BAHAN
A.      Bahan
§      Air panas
§      Air biasa
§      Sirup cair
§   Sirup padat
§      Teh celup
§      Teh tubruk
§      Gula pasir
§      Gula halus
B.     Alat
§      Sendok
§      Gelas
§   Minyak wangi
§   Lap tangan

V.   Cara Kerja
      Pada zat padat
      -  Teh celup dan teh tubruk
         ð Siapkan 2 gelas berisi air panas dan 2 gelas berisi air biasa
ð Masukkan teh celup pada salah satu gelas yang berisi air panas dan pada salah satu air biasa
ð Masukkan teh tubruk pada salah satu gelas yang berisi air panas dan pada salah satu air biasa
ð Tunggu beberapa saat, dan amati perubahan yang terjadi pada teh tersebut
ð Lalu, hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan teh untuk bercampur dengan air
ð Kemudian aduk teh tersebut secara bersamaan dengan air agar tercampur rata
ð Lalu hitung kembali berapa lama waktu yang dibutuhkan agar teh dapat bercampur dengan air hingga rata

      -  Gula halus dan gula pasir
         ð Siapkan 2 gelas berisi air panas dan 2 gelas berisi air biasa
ð Masukkan gula halus pada salah satu gelas yang berisi air panas dan pada salah satu air biasa
ð Masukkan gula pasir pada salah satu gelas yang berisi air panas dan pada salah satu air biasa
ð Tunggu beberapa saat, dan amati perubahan yang terjadi pada gula tersebut
ð Lalu, hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan gula untuk bercampur dengan air
ð Kemudian aduk teh tersebut secara bersamaan dengan air agar tercampur rata
ð Lalu hitung kembali berapa lama waktu yang dibutuhkan agar gula dapat bercampur dengan air hingga rata

      Pada zat padat dan cair
      -  Sirup padat dan sirup cair
  ð Siapkan 2 gelas berisi air biasa
ð Masukkan sirup cair pada 1 gelas yang sudah berisi air biasa
ð Masukkan sirup padat pada 1 gelas yang sudah berisi air biasa
ð Tunggu beberapa saat, dan amati perubahan yang terjadi pada sirup tersebut
ð Lalu, hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan sirup padat dan cair untuk bercampur dengan air
ð Kemudian aduk teh tersebut secara bersamaan dengan air agar tercampur rata
ð Lalu hitung kembali berapa lama waktu yang dibutuhkan sirup agar  dapat bercampur dengan air hingga rata

Pada zat gas
-  Minyak wangi / parfum
   ð Siapkan sebotol minyak wangi / parfum
   ð Semprotkan parfum pada salah satu sisi ruangan
   ð Tentukan jarak terciumnya parfum tersebut
   ð Tunggu beberapa saat sampai aroma parfum tersebut tercium
   ð Lalu hitung berapa lama waktu yang dibutuhkan parfum tersebut sampai aromanya tercium

VI.  Hasil pengamatan
a.      Pada zat cair dan padat
Bahan
Air Biasa
Air Panas
Belum Diaduk
Sudah Diaduk
Belum Diaduk
Sudah Diaduk
Sirup padat
(Jasjus)







Sirup cair
(Sirup Marjan)
6 detik (bagian atas sampai tengah berwarna merah muda, bagian bawah berwarna merah pekat)

6 detik (bagian atas sampai tengah berwarna bening, bagian bawah berwarna hijau pekat)
3 detik (sirup dan air sudah terlarut keseluruhan)





4 detik (sirup dan air sudah terlarut keseluruhan)





-






-




-






-
Teh tubruk






Teh celup
5 menit (sudah berubah warna keseluruhan, namun masih bening dan tidak pekat)

2 menit (sudah berubah warna menjadi pekat pada bagian kantung teh dan pada bagian bawah)

5 detik (sudah tercampur secara keseluruhan, namun warna belum pekat)

5 detik (sudah tercampur secara keseluruhan, namun warna sudah pekat)
1 menit (sudah berubah warna keseluruhan, namun masih bening dan tidak pekat)

1 menit (sudah berubah warna menjadi pekat pada bagian kantung teh dan pada bagian bawah)
3 detik (sudah tercampur secara keseluruhan, namun warna belum pekat)

3 detik (sudah tercampur secara keseluruhan, namun warna sudah pekat)
Gula pasir






Gula halus
10 detik (tidak larut, gula cepat mengendap pada bagian bawah)


10 detik (sebagian gula sudah terlarut pada air, namun  sebagiannya mengendap pada bagian bawah)
1 menit (gula sudah terlarut secara keseluruhan)



19 detik (gula sudah terlarut secara keseluruhan)
5 detik (tidak larut, gula cepat mengendap pada bagian bawah)


5 detik
(sebagian gula sudah terlarut pada air, namun sebagiannya mengendap pada bagian bawah)
30 detik (gula sudah terlarut secara keseluruhan)



4 detik (sudah larut secara keseluruhan)

b.      Pada zat gas
Pada saat 13 detik aroma minyak wangi sudah tercium pada jarak 1,2 meter.

VII. Kesimpulan
a.      Pada zat cair
Percobaan proses difusi pada sirup cair
Konsentrasi rendah: air
Konsentrasi tinggi: sirup cair
      b    Pada zat padat
            Percobaan proses difusi pada sirup padat
            Konsentrasi rendah: air
            Konsentrasi tinggi: sirup padat
            Percobaan proses difusi pada teh tubruk dan teh celup
Konsentrasi rendah: air
Konsentrasi tinggi: teh tubruk dan teh celup.
Percobaan proses difusi pada gula pasir dan gula halus
            Konsentrasi rendah: air
            Konsentrasi tinggi: gula halus dan gula pasir
      c    Pada zat gas
            Percobaan proses difusi pada minyak wangi
Konsentrasi rendah: udara
            Konsentrasi tinggi: minyak wangi
           

VIII. Daftar pustaka


















Minggu, 13 Oktober 2013

Battery~ Pecussion


Hmmm... Okay flashback yaa. Mau nuangin rasa kangen sama kalian :”

Awal masuk Marching Band GWS (Gita Wahana SMAN 6 Kabupaten Tangerang), Perkusi kekurangan anggota, Cuma gue, Ririn, Galih, Yogi. Sebenernya ada lagi tapi mereka ga aktif, terus gue gatau namanya. Ririn as pemain snare, Galih &Yogi as pemain bass 3 & bass 4. Gue sama Irfan as pemain Quintom. Sampai akhirnya sohib gue, Dimas gue ajak masuk MB, sebenernya dia pemain trumpet tapi gue ajak dia masuk perkusi as pemain snare.

Gue inget banget, bang miftah waktu itu ngasih tau kalo tanggal 27 Desember 2012 MBGWS mau parade di daerah kantor Bupati Kab. Tangerang. Sedangkan perkusi anggotanya ga lengkap.Ya gue inisiatip ngajakin temen siapa tau mau gitu. Yaudah, gue ajak si Danea. Alhamdulillah sih di mau as pemain bass 1. Kebetulan ayahnya dia ex-pemain marching juga tuh, mungkin dia mau ngelanjutin perjuangan ayahnya, mungkin. Tapi engga ah! Sotoy banget sih gue. Gue ajakin lagi tuh si Kevin, orang yang suka modusin gue waktu kelas 10 haha,. Itu juga dengan syarat gue harus senyum terus ke dia, maksudnya apa ?!. Eh dia.. ngajakin si Daniel tuh, dia temen sekelas gue juga. Dia mau ikut juga kayaknya mau iseng doang, soalnya waktu itu dia belum ikut eskul. Udah tuh ya... bass udah lengkap 5 orang. Si Galih jadi bass 2, Yogi bass 3, Daniel bass 4, & Kevin bass 5. Si Yogi ngajakin temen dia lagi tuh, si anwar dia jadi pemain snare cadangan waktu itu. Okay lengkap !.

And This is it ! Our first parade, berasa bangga banget pake seragam Marching Band haha, bopung sih :D


Dari situ lah, Percussion Team terbentuk. Setiap hari Selasa & Minggu kita latihan basic sama kak Fajar atau kak Yoga. Jujur sih, kita jarang full team. Biasanya, ada aja yang ga masuk. Yang paling sering itu si Yogi sama Irfan. Sempet juga pada berebut megang quin. Antara Daniel sama Anwar, kalo ga salah Kevin juga pengen. Tapi akhirnya Anwar pindah ke Quintom. Anwar waktu itu ga jago di snare, begitu pindah dia jadi jago gitu.

Tanggal 30 Maret 2013, SMAN 6 mau ngerayain hari jadinya yang ke-20. Ngerayainnya dalam bentuk PENSI gitu. Kebetulan MB, dapet kesempatan buat tampil. Kita udah seneng banget tuh. Eh, ternyata.. Kita udah berminggu-minggu nungguin buat masuk lagu ternyata yang main senior, Cuma tim bassdrum doang yang main. PHP banget kan, nyesek rasanya, parahnya itu kita selalu dateng latihan Cuma nugguin itu, ga pernah ada yang ngelatih lagi waktu itu. Gue, Ririn, Dimas, Irfan n Anwar sempet pengen pindah ke hornline atau ngga out dari GWS. Tpi gajadi, kita kan profesional :)

Sejak itu, kita sempet ada konflik kecil. Daniel sama Kevin yang aleman bikin kesel ! mereka ngancem terus mau keluar gatau kenapa. Dikit-dikit bilangnya “ndah, gue mau out dari GWS” . Mereka berdua tuh ngambek terus kerjaannya. Tapi mereka berdua selalu gue bujuk-bujuk biar ga keluar. Bujukan gue ampuh kok haha.

Kita juga sempet krisis pelatih, kak yogi, kak Fajar, kak Imam yang kelas 12 udah mulai sibuk sama ujiannya. Kita sering basic sendiri. Sempet juga di ajar kak Arif, dia temen gue waktu SD, tapi dia jutek banget kalo ngajarin. Padahal waktu itu mau lomba di MardiGrass, Citra Raya. Akhirnya kak Nurdin manggil temennya, namanya kak Rian. Dia pemain perkusi + assisten pelatih di MB Bhina Caraka, Jakarta yang terkenal banget sama perkusinya yang keren itu. Skill dia emang keren banget. Ngajarnya tegas tapi nyantai terus kocak lagi. Dia juga bikin nama julukan buat kita, katanya biar lebih akrab ini dia :
Dimas : Sapri,
Ririn : Behel
Gue: Iis Dahlia, kadang Arab
Danea : bu Haji, tapi lebih sering di panggil subur haha
Galih : Emon
Yogi: Ciripa
Daniel: Narji
Kevin: Sleep (maksudnya itu kan dia sipit, jadi kayak orang tidur
Irfan:Bob
Anwar: Bibir

Di ajar kak ryan, (biasanya dipanggil kak ryan bulu, bulu dada dia amazing coy haha) itu sangat berarti banget menurut gue, karna dia gue jadi bisa megang stik yang bener walaupun sakit banget, gue jadi bisa nge-roll, ajaran dia juga detail, kalo salah langsung dia kasih tau. Tapi lomba itu gajadi alias gagal alias gatot alias batal ! gue juga gangerti kenapa gajadi. Tapi kita bakal ikut BMB Comp bulan Oktober. Karna gajadi, akhirnya kita fokus tampil di acara perpisahan kelas 12. Kak ryan di panggil lagi buat ngajarin kita. Lagi-lagi kita nganggur lagi tuh gaada pelatih lagi, latohan basic sendiri sampai nungguin kak ryan dateng, rumah dia jauh di bogor tepatnya. Dia juga lagi ujian di kuliahnya waktu itu. Dia dateng 2 hari, sebelum kita tampil. Itu bener2 latihan ekstra. Kita ngejar satu lagu Cuma 2 hari ! kita latihan ampe maghrib, itu juga masih rada bingung sama pukulannya. Besoknya, kita latihan lagi sekalian gladiresik di GSG pemda. Itu juga dispen ga sekolah. Kita berusaha semaksimal mungkin ngejar lagu itu. Aransemen yang sederhana tapi keren banget. Berusaha ngilangin rasa bete. Sampai akhirnya udah sore lagu kita udah selsai. Snare udah, bass udah , dan quin yang baru setengahnya. Kita nyoba lagu itu di satuin,, ternyata ga gampang nyatuinnya. Kita bener2 kesusahan. Sampe maghrib ! gue juga sempet kesel waktu itu kesel sama diri sendiri. Liat Kevin yang udah ngambek, mau nangis buang muka. Liat Ririn yang udah nangis, liat bass drum yang ga kompak2, salah mulu pukulannya, liat quintom yang salah tempo jadi ngerusak suara, liat irfan yang gabisa-bisa. Itu udah kacau banget emang. Sedangkan itu jadwal kita gladiresik.. Itu sumpah sedih banget, gue jadi pengen nangis juga. Kenapa perkusi susah banget kompaknya?, tapi dari situ gue jadi ngerti artinya kekompakan itu penting banget. Gue jadi ngerasa udah satu hati sama mereka. Gamau pisah. Tapi akhirnya, lagu itu di batalin sama pelatih. Daripada nanti malu-maluin gara2 ga kompak. Akhirnya kita main lagu yang udah bisa aja. Sempet nyesek juga sih perjuangannya jadi sia sia. Tapi semangat yang di kasih kak ryan itu lho.... bikin jadi motivasi lagi :)

Ini berkenang banget :”)


Ini dia performance kita di demo eskul mabis, ini performance konser ke-2 kita (sekaligus yang terakhir :”(  ) . kita bawain paket Wali  yaitu Bukan Bang Toyib sam Nenekku pahlawan ku.  Konser ini perkusi berantakan, kita belum lancar waktu itu. Kondisi puasa sama waktu yang cepet buat ngapalin loagu mungkin faktor utamanya. Tapi not bad lah :)

Dipercepat aja ya, BMB comp itu gagal lagi, maksudnya kita gajadi kejuaraan lagi. Proposal yang diajuin kesekolah ga turun. Pihak sekolah kurang mendukung, masalh di MBGWS juga banyak banget, akhirnya kita memutuskan ga ikut. Dari situlah squad kita mulai pecah, pertama Irfan yang pindah ke hornline, dia emang susah di perkusi. Terus kevin yang ada konflik sama pelatih, Daniel yang pindah ke snare, Dan yang terakhir Galih yang disuruh vacum sementara sama orang tuanya. Settingan bass drum udah bener2 ancur, tinggal Yogi sama Danea, Quin tinggal Anwar seorang, Cuma snare doang yang masih utuh. Rencana kejuaraan di Al-Azhom, bikin kita agak pusing, kita harus ngajarin anak kelas 10 yang masih kurang basic buat masuk materi lagu. Adaptasi juga agak susah, sedangkan lomba bentar lagi. Gue masih berharap samapai sekarang kita bersepuluh lagi, tau bersembilan deh tanpa irfan. Gue merasa kita udah klop banget. Gue kita yang masih bersepuluh. Miss ya... :(. Okay gue lebay, tapi ini Cuma curahan hati kok ga lebih :)

Kamis, 15 Agustus 2013

fool again

Baby, I know the story, I've seen the picture It's written all over your face. Tell me, what's the secret That you've been hiding Who's gonna take my place
I should've seen it coming I should have read the signs Anyway...I guess it's over
Can't believe that I'm the fool again I thought this love would never end How was I to know You never told me Can't believe that I'm the fool again And I who thought you were my friend How was I to know You never told me
Baby, you should've called me When you were lonely When you needed me to be there
Sadly, you never gave me two many chances To show how much I care

About the pain and the tears Oh, Oh, Oh If I could, I would Turn back the time